Junior Arsitek di Airmas Asri

17.56

Menjadi seorang arsitek tentunya sudah merupakan impian dari para mahasiswa teknik arsitektur pada umumnya. Namun faktanya memang benar bahwa tidak semua mahasiswa arsitektur yang baru lulus akan mengambil jalur untuk menjadi seorang arsitek. Perjuangan dan waktu yang harus ditempuh agar dapat menjadi arsitek profesional memang tidak mudah. Profesi ini sendiri banyak dikait-kaitkan dengan beberapa kategori industri seperti konsultan, developer dan kontraktor. Ada pula mahasiswa yang mengambil jalur bersebrangan, seperti masuk ke pertambangan, atau bahkan dunia perbankan. Semua pilihan sah-sah saja, karena sumber rejeki memang banyak sekali jalannya. 

Kebetulan saya masih newbie untuk urusan pekerjaan, lalu mencoba peruntungan di dunia arsitektur. Entah mengapa saya merasa 'harus' untuk melanjutkan apa yang telah saya pelajari semasa kuliah dengan berada di konsultan arsitektur. Dan benar adanya, ketika saya masuk ke Airmas Asri, ilmu yang saya dapatkan sangat banyak sebagai fresh graduate. Saya juga menyadari bahwa apa yang saya pelajari di kuliah hanya setitik kecil dari ilmu yang ada di dunia sebenarnya. Benar-benar sangat kurang deh apa yang kita pelajari dulu.

Lomba 17 agustus 2015 di AA. Lomba menembak, lokasinya di lapangan parkir AA

Tidak bangga dengan almamater? bukan seperti itu, jangan salah paham. Saya cinta almamater :) Namun juga jangan besar kepala karena berasal dari lulusan universitas negri bahkan dengan predikat cumlaude sekalipun. Karena di dunia kerja jangan mengukur anda berasal dari lulusan mana, karena itu tidak begitu penting. Yang di lihat adalah pengalaman anda, kerja keras anda, sikap, dan cara anda mengatur waktu. Lucu sekali ketika saya baru masuk kerja, saya hampir seperti orang yang amat bodoh, karena banyak hal yang belum saya ketahui. Saya hanya bisa bilang, "oooh, gitu toh...", namun itu juga yang saya syukuri karena dengan merasa 'tidak lebih pintar' dari orang lain, menjadikan kita lebih semangat dalam belajar.





Entah mengapa saya merasa bahwa dikampus UNDIP, saya lebih banyak mengasah kemampuan untuk mengerjakan tugas. Nggak tau saya yang bodo atau gimana, tapi teorinya kurang masuk atau membekas. Sehingga yang terjadi adalah, saya dapat dikatakan cukup cekatan dan mahir dalam mengoperasikan berbagai software dan cepat dalam menyelesaikan tugas. Namun secara teori atau kritis dalam mendesain masih memiliki banyak kekurangan.

bangku pertama gue di divisi 2 (check my instagram)
Nah tapi perlu dicatat juga bahwa tempat kita menuntut ilmu sangat penting dalam membentuk pola pikir dan pengalaman untuk bekerja. Ada yang bilang "trus kalo dia lulusan situ kenapa ? lo takut ?" yaa nggak seperti itu dong, cara orang dalam menyelesaikan persoalan dapat berbeda tergantung dari sifat orangnya, namun ilmu dan fasilitas dari insitusi pendidikan yang lebih berkualitas itu tidak bisa bohong juga kan? 
view mushola airmas yang kece badai (check my instagram)

Saat ini saya bekerja di konsultan arsitek ternama di indonesia, merupakan suatu kehormatan tersendiri bagi saya yang baru lulus ini dengan bekal yang sangat minim. Perasaan saya? bangga sekaligus takut. Yaa benar, perasaan ini seperti meledak-ledak. Disatu sisi saya bangga dapat berada diantara orang-orang berkualitas yang menjadikan saya lebih terpacu untuk semakin berkualitas. Disatu sisi lain, saya juga takut tidak dapat bersaing dan tidak sesuai dengan harapan yang diimpikan.

my first professional name card
Bekerja di sini sangat menyenangkan, terlebih dengan suasana kerja yang sangat friendly dan saling membaur. Antara senior dan junior seperti tidak ada gap, dan dapat berinteraksi dengan nyaman. Ada pula aktivitas makan siang di kantin yang semuanya duduk bersama di satu ruangan. Tentu menjadi ajang yang menyenangkan untuk saling mengenal satu sama lain. Sistem kerja di sini juga tidak seperti kantor kebanyakan yang saya dengar. Seperti kisah boss yang galak dsb. Disini junior bebas berkreasi dan diberi tanggung jawab untuk membuat konsep maupun studi bentuk (bebas tapi bertanggung jawab, asistensi juga lho). Kami diberi deadline, terserah kamu mau pulang cepat atau malam, asal pas deadline kamu sudah selesai, jadi bisa mengatur waktumu sendiri untuk menyelesaikannya.

Saya saat mengunjungi Apartment Pakubuwono Signature, salah satu masterpiece Airmas Asri
Sayangnya, di konsultan ini, kamu mungkin jarang menemukan desain bangunan seperti yang kamu kerjakan pas studio perancangan di kuliah, seperti galeri, museum, terminal, bandara dan lain sebagainya. Dikarenakan mayoritas tipe desain arsitektur yang dikerjakan oleh Airmas Asri adalah pekerjaan desain komersil seperti mall, apartment, hotel dan office. Semua yang dikerjakan juga sangat memperhatikan keinginan owner untuk menghasilkan profit maksimal, bahkan disini diajarkan cara yang sangat keren dalam menentukan efisiensi ruang setinggi mungkin! kalau dulu pas kuliah tidak pernah berkutat dengan rumus excel, kini kita mendesain tidak hanya sekedar bentuk, namun banyak sekali hal-hal baru diluar desain yang bisa kamu pelajari, keren abis. Sumvah gue norak banget...

Jadi kalau mau belajar terutama desain bangunan komersil dan high-rise building, masuk sini aja dan siapkan otakmu untuk menerima segudang ilmu yang sangat banyak! Percaya deh, insyaallah bermanfaat semua. Dan buat yang pengen apply ke Airmas, nggak usah ragu. Bisa buka webnya, lalu email portofolio kamu, atau langsung datang ke kantornya di Cikini. Tapi portofolionya yang kece biar di lirik hehe. Dan untuk tau lebih lanjut tentang kerja sebagai junior arsitek bisa cek di artikel Seperti apa kerja di konsultan Arsitektur

You Might Also Like

57 comment