The Arrow and The Flash

00.40


Keduanya merupakan superhero besutan DC Comics yang saat ini sedang naik daun. Berbeda dengan Marvel yang lebih sukses mengangkat beberapa superheronya di film layar lebar, DC mengambil langkah dengan mengangkatnya kedalam Serial TV. Dan tanpa disangka, kedua serial ini sukses diterima oleh masyarakat. Serial ini bisa ditonton langsung via TV kabel, Youtube atau bahkan bisa juda di download secara legal via itunes. Kalau free download juga bisa, tapi cari sendiri yah hehe.



Green Arrow, yang dikenal dalam serial sebagai The Arrow atau The Hood. Sosoknya sangat identik dengan Batman. Seorang bilyuner yang ingin menyelamatkan kotanya, Oliver Queen. Ia terjebak dalam sebuah pulau selama 5 tahun, yang membuatnya menjadi sosok berbeda. Oliver berusaha survive dan berlatih hingga menjadikannya seorang pembunuh tangguh. Kembalinya ia ke kotanya untuk memperbaiki kesalahan ayahnya yang sudah tiada. As we say, Arrow adalah superhero tanpa superpower. Dan musuhnya pun umumnya adalah penjahat non-superpower. Di serial ini, penonton akan dipertemukan dengan villain terkenal seperti Deadshot, Deathstroke, dan scene dimana ia bertemu the Flash.



The Flash, sebelumnya sudah pernah ditayangkan dalam film layar lebar. namun kali ini diangkat lagi dengan sosok yang lebih segar dalam serial TV. Saat pertama menonton ini, saya sangat diingatkan oleh sosok The Amazing Spiderman. Dimana pemeran Barry Allen, sosok muda yang fresh seperti Spiderman yang baru. Dan semua villain yang terlibat disini merupakan sosok superpower yang banyak mengandalkan Computer Graphics.

Kedua serial keluaran DC tersebut sangatlah menarik untuk ditonton. Dimana keduanya menyuguhkan sudut pandang yang amat berbeda. Ketika menonton the Arrow, penonton dibawa pada scene yang lebih dewasa. Adegan bunuh membunuh dan martial arts yang lebih ditonjolkan. Juga gemerlap bilyuner dengan romansa percintaan diantara wanita-wanita cantik. Sayangnya saat saya menonton sampai season ke-3 saya merasa agak jenuh. Karena sosok wanita yang berada di serial ini terlalu 'sinetron', sedangkan saya mengharapkan sosok Arrow yang lebih tegas tanpa mencla-mencle gara-gara wanita *sigh.
Sedangkan The Flash, lebih banyak menonjolkan sisi fantasi sci-fi dimana lebih cocok untuk ditonton remaja dan anak. Kesan superhero yang baik ditampilkan disini, meski lagi-lagi wanita menjadi problem.

You Might Also Like

0 comment