5 Software Wajib Anak Arsitek

21.04

Hey guys, Buat kamu yang masih kuliah, manfaatkan deh waktumu dikampus sebaik-baiknya, terutama waktu-waktu yang nggak jelas bisa diisi buat mempelajari software. Karena faktanya pas nanti sudah kerja, waktu bakal tersita banget seharian di kantor dan balik kerumah cuma tinggal istirahat. Menguasai software-software ini juga berperan penting untuk masuk ke konsultan ternama yang mensyaratkan berbagai kriteria kemampuan software. Berbeda dengan jaman dulu yang mengharuskan bisa gambar bagus, kalo sekarang asal softwarenya jago, okelah. Tetep organisasi, main dan ngerjain tugas juga harus bisa berjalan beriringan. 

Beberapa software yang wajib banget buat temen-temen mahasiswa Arsitek pelajari di tahun 2015 sampai seterusnya;

Autodesk Autocad
software AutoCad
Ini adalah software paling mendasar yang harus dimiliki tiap anak teknik. Jadi gak cuma arsitek aja yang menggunakan, namun juga sipil, lingkungan, geodesi dan banyak lainnya. Software ini bakal berguna untuk membuat gambar kerja ketika kamu mengerjakan tugas maupun bekerja nantinya. Software ini merupakan software paling universal dalam dunia Teknik.

Google Sketch Up
software SketchUp
Software berbasis 3D yang membantu para arsitek untuk menciptakan ruang dalam bentuk digital. Sketchup merupakan aplikasi 3D yang paling mudah diantara aplikasi lainnya. Sejauh ini di konsultan Arsitektur, Sketchup merupakan syarat minimum untuk bisa diterima bekerja. Poin plus bagi kamu yang turut menguasai plugin rendering seperti Vray. Jadi hingga postingan ini ditulis, program ini adalah program wajib yang kamu harus banget bisa kuasai.

Adobe Photoshop
mengedit gambar untuk presentasi (contoh sayembara desain saya)

Aplikasi pengolah gambar ini juga menjadi andalan para arsitek. Sudah semestinya menguasai software ini, terutama untuk membuat gambar-gambar presentasi menjadi lebih menarik. Pada saat bekerja pun software ini akan sering digunakan untuk keperluan persiapan meeting dsb.

3dsMax Dasar

Untuk 3ds bisa dibilang optional, namun jika bisa lebih baik meskipun hanya dasar-dasarnya. Untuk membuat model arsitektur, menggunakan 3dmax jauh lebih lama ketimbang sketchup. namun kemampuannya yang universal terutama di dunia internasional cenderung lebih memudahkan dalam proyek skala internasional. Sejauh ini 3dmax lebih digunakan sebagai alternatif software rendering, mengingat kualitas Vray 3dsMax jauh lebih mengesankan ketimbang Vray Sketchup.

Rhino dan Revit
Tidak se-mendesak keempat software diatas, namun apabila kamu menguasainya, kamu akan sangat tertolong! Revit adalah software berbasis BIM, atau gabungan antara Max dan Autocad. Dengan Revit, membuat 3d dan gambar kerja dapat dilakukan sekaligus. Kemungkinan besar 2019 software ini adalah perangkat wajib untuk masuk kerja di Arsitektur. Sedangkan Rhino merupakan software 3D dengan kemampuan matriks. Atau pembuatan model secara matematis, sehingga membuat model modular yang unik dapat diselesaikan lebih cepat menggunakan rhino.

Mungkin itu sekilas software wajib yang sebaiknya kamu kuasai sebelum kamu lulus. Harapannya biar kamu nanti di dunia kerja tidak ketinggalan jaman. Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca blog ini, jangan lupa komen ya.

You Might Also Like

3 comment

  1. Dam, anak Arsitek sini yang punya Rhono siapa ya? Butuh buat TA nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah jamanku mah belom ada yg bisa rhino :/

      Hapus
  2. dikasih trik rendering sketchup juga dong mas :D

    BalasHapus