Membuat Sim A Umum

21.17

apps driver online
Mungkin beberapa dari temen-temen belum pernah mendengar apa itu SIM A umum. Nah disini saya mau menjelaskan sedikit tentang sim A umum. Menurut Web Polri, Sim A umum adalah surat izin mengemudi yang ditujukkan untuk pengemudi yang membawa kendaraan lebih dari 3500kg dengan tujuan umum atau non pribadi. Nah kebetulan yang lagi booming saat ini adalah kebutuhan SIM A umum bagi para pengemudi aplikasi online seperti Go-Car, Grab-Car, dan juga Uber. Syaratnya kini menjadi lebih sulit, dari yang sebelumnya hanya sim A biasa, lalu para pengemudi dapat melakukan pekerjaannya, namun kini menjadi lebih sulit, terutama dengan adanya syarat sim A umum dan uji KIR pada kendaraan.


Dari data yang saya dapatkan, menurut website Korlantas POLRI, syarat untuk membuat sim umum adalah sebagai berikut.

Nah dari situ kita bisa memahami bahwa tidak ada hal khusus yang harus dipersiapkan bukan? Tapi simak dulu ya perjalanan saya dalam membuat sim A umum ini.

Pukul 08.45 saya tiba di Polsek Bekasi untuk membuat sim A umum, mengingat domisili saya di Bekasi. Seperti yang saya lakukan pada saat membuat SIM A dan SIM C dulu. Berbekal persiapan fotocopy KTP dan SIM yang saya siapkan sendiri, jaga-jaga jika diminta. Karena seringkali ketika kita mau fotocopy di daerah polres atau daerah-daerah yang perlu FC berkas-berkas, pasti harganya jadi selangit.

Lalu berjalanlah saya ke dalam gang diantara polres dan gedung Sidang Bekasi. Nampak dua orang penjaga mengenakan baju polisi tengah menyaring orang yang masuk. Untuk bisa masuk, kita perlu menukarkan KTP kita dengan kartu tanda pengunjung. Sehingga meminimalisir praktek calo.

pak kalau mau buat sim A umum gimana ya pak?” tanyaku penasaran.
wah mas, kalau di Bekasi hanya bisa membuat sim polos. Untuk sim A umum, masnya harusnya ke daan mogot” ujar petugas tersebut. Wow!

Jarak tempuh Bekasi ke Daan Mogot
Saya langsung cek di google, jarak Daan mogot dari Bekasi, jauh banget. Apalagi waktu saya mepet. Di hari senin ini saya ada kuliah pada pukul 16.00, maka saya memutuskan untuk segera pergi ke daan mogot, tepatnya bernama Satpas SIM Daan Mogot. Perjalanan bisa dikatakan sangat melelahkan, terutama saya yang menggunakan sepeda motor. Jika menggunakan mobil, saya tidak yakin akan bisa sampai dengan cepat. Jika menggunakan kereta, sayangnya tidak ada kereta yang melewati daerah tersebut. Terkendala pula oleh jalanan yang becek akibat hujan, serta beberapa kali hujan deras mengguyur jalanan.

Tiba juga saya di Satpas Daan Mogot. Ini adalah kali pertama saya mengunjungi tempat tersebut. “Begitu besar”, itu yang terlintas di benakku. Saya belum pernah melihat kawasan polisi sebesar ini selain di Polda Metro. Terdapat lapangan besar untuk praktek mobil dan motor.

lapangan untuk tes
Saya bergegas menuju lokasi, mengingat waktu sudah pukul 11.00. Dilokasi tersebut tidak terdapat rambu-rambu yang menunjukkan arah pembuatan SIM, sehingga kita perlu bertanya. Ternyata saya salah gedung, karena ketika kita ingin membuat SIM A menuju SIM A umum, langkah yang perlu dilewati tidak seperti membuat SIM A baru. Saya pun menuju loket kesehatan yang berada di dekat parkir motor.

Koridor menuju pembuatan sim baru (saya salah jalan)
Dengan membayar 25rb untuk tes kesehatan dan memberi fotocopy KTP serta SIM (tuhkan kepake fotocopynya), saya segera diperiksa tekanan darah dan tes mata yang sangat singkat. Barulah ketika saya sudah tes kesehatan, dilanjutkan menuju loket psikologi. Disini saya membayar 35rb rupiah. Namun petugas sudah menghadang saya, meminta untuk ditunjukkan SIM A lama saya sebelum diperpanjang. WHAT??

Ya betul, tertera di polri, bahwa untuk bisa mendapat SIM A umum, kamu harus sudah memiliki pengalaman 5 tahun berkendara. Caranya adalah dengan memperpanjang sim A. Tentu perpanjang sim hanya dapat dilakukan setiap 5 tahun, maka dari itu, yang sudah memiliki SIM sejak lama-lah yang bisa mengupgrade simnya menjadi SIM umum. Saya bingung, karena SIM lama saya sepertinya sudah dibuang. Saya coba mencari-cari di internet, di email, akhirnya ketemu! Dan saya tunjukkan, maka saya lolos dan dapat mengikuti tes psikologi.

Tes psikologi untuk sim umum tidaklah sulit. Hanya terdiri dari 2 soal. Dan sepertinya yang ditekankan adalah kecepatan, dan ketelitian dalam mengisi soal. Tiap soal diberi waktu 2 menit. Dan harus diisi sebanyak-banyaknya.
Kontainer kasir, ada di lapangan tes. Disini harus bayar 750rb usai tes psikologi
Langkah selanjutnya adalah Pelatihan. Disini, kamu harus menyiapkan dana yang tidak sedikit, yakni 750rb untuk pelatihan. Jujur saya kaget sekali, saya sempat berpikir apakah benar prosedurnya seperti ini, ternyata benar adanya, bahkan kasir sampai menyiapkan EDC untuk debit BCA (khusus BCA). Dan masih akan ada biaya lainnya. Sayangnya, usaha membuat SIM A umum saya hari ini harus terhenti, karena petugas tetap meminta lampiran copy sim A lama sebelum diperpanjang dulu (bukan hanya digital). Sedangkan saya hanya memiliki fotonya di ponsel, dan harus di print. Akhirnya saya memutuskan untuk kembali beberapa hari lagi. Tapi tenang! Kamu hanya perlu menyimpan formulir kesehatan dan psikologi, maka kamu tidak perlu tes keduanya lagi atau mengeluarkan uang untuk tes.

update:
Akhirnya saya tidak melanjutkan pembuatan simnya. Jika temen-temen ada info mungkin bisa dishare disini.

Dan ada sedikit info nih, jika temen-temen berniat membuat sim A umum dengan tujuan untuk menjadi driver uber. Saya menyarankan, agar teman-teman langsung mendaftar tanpa sim umum dan mencobanya terlebih dahulu. Saya telah mencoba dan berhasil. Setelah 4-5 hari mengemudi, saya merasa tidak cocok. Dan untungnya saya tidak perlu membuat sim Umum yang mengeluarkan biaya tidak sedikit.

You Might Also Like

0 comment