1 Day Trip di Jogja

00.09

Terakhir kali saya berkunjung ke Daerah Istimewa Yogyakarta sekitar tahun 2014. Pada waktu itu saya pergi bersama teman-teman KKN dan menginap semalam di daerah Pasar Kembang dengan harga yang sangat murah sekitar 100ribu. Kini saya dapat kesempatan lagi untuk mengunjungi Jogja bersama Ayah dan Rani. Kami hanya diberi waktu selama 1 hari untuk berkeliling jogja, dan setelahnya kembali ke kota Surakarta. Seperti apa 1 Day Trip kami? yuk disimak.

Karena masih dalam suasana Lebaran, maka waktu yang kami miliki menjadi sangat terbatas. Pada kesempatan ini, kami diberikan waktu 1 hari saja untuk main ke kota jogja. Bisa dibilang sih kurang dari 1 hari, karena secara teknis, kami berangkat dari kota Surakarta jam 8 pagi, dan kembali lagi jam 10 malam atau sudah selesai berkeliling paling lambat jam 7 malam dari jogja. Sebelum meluncur ke kota Jogja, saya dan Rani mencoba menyusun itenary lokasi-lokasi yang dapat kami kunjungi dalam rentang waktu tersebut. 

Pada saat kami hendak berkunjung ke Jogja, ada dua alternatif transportasi yang dapat kami gunakan. Yakni dengan transportasi umum, atau transportasi pribadi. Jika menggunakan transportasi umum, maka lokasi yang kami datangi menjadi lebih sedikit dan cenderung berada di kawasan yang berdekatan. Jika menggunakan transportasi pribadi, kami dapat mengunjungi lebih banyak tempat dan fleksibel. Akhirnya diputuskan untuk menggunakan transportasi pribadi/sewa mobil.

Setelah mendaftar lokasi-lokasi yang menarik untuk dikunjungi, maka kami mengecek rute dan waktu tempuh yang diperlukan untuk bisa mengetahui jadwal/rundown kegiatan kami. Sehingga didapatkan tempat-tempat yang dikunjungi seperti candi prambanan, puncak panguk, tamansari dan pantai parangtritis. Bukan tempat yang super waw sih, tapi kami sudah lama sekali tidak kesana, bisa dibilang mungkin terakhir kesana pas masih kecil (?). 

Tujuan saya pribadi mengunjungi tempat-tempat ini adalah sebagai wisata untuk merefresh pikiran dan mata serta menambah gudang foto. Seperti apa saja foto-foto yang saya ambil di jogja? nih, beberapa foto yang saya seleksi dan sekiranya sesuai dengan judul post ini wkwk. Sisanya masih rahasia sampai publish di IG yaa.

Cahayanya terik, tapi hawanya adem. why? :/
Tempat pertama yang saya datangi, Candi Prambanan. Kenapa engga Candi Borobudur? karena sudah pernah saya datangi tahun 2014 lalu, dan saya lupa bagaimana kondisi prambanan saat ini. Harga tiketnya cukup mahal ya hehe, 1 orang kena 40ribu. Jika sepaket dengan Candi Boko itu 75rb/orang. Dan karena ini sedang libur lebaran, maka pengunjung yang datang cukup banyak. Meski demikian, banyak tempat-tempat yang bisa dijadikan spot foto karena area Candi yang begitu luas. Saya sendiri lebih memilih mengitari kompleks Candi ketimbang masuk kedalam candi, karena sudah pasti tidak akan dapat foto bagus karena banyaknya orang didalam. Kunjungan kami ke Prambanan tidak begitu lama, hanya sekitar 1jam, karena padatnya itenary yang kami buat.

Mau berlama-lama gak enak, banyak yang ngantri hehe
Lokasi selanjutnya adalah Puncak Panguk, sebenarnya banyak banget sih spot-spot seperti ini di kawasan gunung kidul yang kami datangi, dan mayoritas ramai. Saya sendiri sudah pasrah awalnya, dan memilih 'lanjut' aja deh ke spot lain. Namun sebelum kami turun, ternyata ada spot yang tidak begitu ramai, dan sekalian kami solat dzuhur. Tapi tetap saja mengantri, dan kami terburu-buru sehingga tidak banyak berfoto dengan benar.

Iya itu perut. makanya gak dipost di IG wkwkwk
Perjalanan turun gunung menuju kota cukup melelahkan dan jauh. Sebenarnya destinasi ini tidak penting-penting amat. Namun cukup ikonik kalau kita mampir ke jogja. Kalau ngga salah tahun 2014 saya juga pernah kesini. Tamansari cukup ramai didatangi meski hari sudah cukup sore hingga kami mampir sholat ashar disini. Tidak banyak yang kami lakukan, hanya melihat-lihat sebentar, berfoto-foto lalu pergi lagi.

Sehari nggak cukup!
Destinasi terakhir adalah Pantai Parangtritis. Tempat ini dipilih karena lokasinya yang paling dekat dengan kota. Jika kami mengambil destinasi pantai lain, maka akan sulit mengatur waktu perjalanannya yang menjadi lebih sempit. Ketika sampai di pantai ini pun, kami benar-benar mengejar sunset dan hanya mendapatkan beberapa menit sebelum matahari benar-benar tenggelam. Itupun pada saat langit berwarna orange, kami harus segera ke masjid untuk magriban, padahal masih bagus huft. Dan kemari pada saat liburan itu bener-bener chaos banget. Asli rame banget dah pengunjungnya. Karena pantainya luas, orangnya juga sangat banyak bertebaran. Lebih rame daripada ancol sih menurutku.

You Might Also Like

0 comment