Hal Penting untuk Fotografer Pemula

23.33

Pada tulisan kali ini saya terinspirasi dari tulisan om Jony Sasmito di Grup Komunitas Fotografi Indonesia tanggal 20 Juli 2017 lalu tentang hal apa saja yang penting untuk diperhatikan bagi fotografer pemula. Meskipun judulnya untuk fotografer pemula, dapat pula berlaku untuk temen-temen yang masih ada keinginan untuk masuk ke hobi yang satu ini. Jadi bisa sekalian sebagai bahan pertimbangan membeli gear di awal. Termasuk saya juga nih sebagai pemula untuk bisa belajar lebih baik lagi. Nah seperti apa tipsnya? saya akan coba tampilkan serta tambahkan dengan versi saya. Yuk disimak.




Apabila kita baru memutuskan untuk mencoba hobby fotografi, ada beberapa hal yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :

1. JANGAN TERBURU2 MEMBELI PERALATAN YANG MAHAL
Semakin banyak kita motret dan belajar dari contoh2 yang ada, kita akan tahu peralatan apa yang akan kita butuhkan di kemudian hari.
Nah betul banget nih. Sebaiknya memang kalau masih awal-awal, pakai yang ada saja dulu. Terutama memahami hal-hal basic yang harus diketahui di fotografi. Pelan-pelan nanti akan tahu arah fotografi kita kemana, baru deh upgrade. Kecuali kalau uang bukan masalah hehe.

2. BAWA KAMERA KEMANA SAJA KITA PERGI
Terkadang kita menemukan 'moment' yang tak terduga di perjalanan yang sangat menarik untuk diabadikan. Apabila kita kebetulan hanya membawa kamera HP, abadikan untuk sekedar menjadi catatan dan bisa diulang kembali dengan menggunakan kamera reguler.
Nah ini bener juga. Bahkan saya pribadi suka nyimpen gambar-gambar bagus di ponsel, jadi ketika saya ke spot-spot yang bagus, saya tahu kira-kira seperti apa komposisi yang bagusnya. Meski demikian, memang gak sepenuhnya work, karena tergantung lokasi juga buat ngeluarin kamera. Apalagi di Jakarta dan Bekasi ngga begitu aman hehe.

3. JANGAN MEMILIH2 OBYEK FOTO
Dimanapun kita berada, baik di rumah ataupun di luar rumah, kita harus mencoba untuk mengabadikan obyek2 menarik apa saja dengan berbagai trik pencahayaan. Ulangi beberapa kali hingga diperoleh foto terbaik.
Kalau saya pribadi memang cenderung memilih untuk meluangkan waktu untuk hunting foto. Kalau dirumah saya, hanya ada teras dengan berbagai tanaman hijau yang menarik untuk foto bersama kucing dan sudah cukup sering saya explore. Biasanya untuk satu objek, saya mencoba berbagai angle.

4. MENIKMATI PROSES
Yang paling penting dari hobby foto ini adalah tidak pernah berhenti untuk belajar, menikmati proses2 foto dan mencari moment2 yang unik di sekitar kita. Perhatikan apa saja di sekitar kita, cari peluang moment yang tidak kita bayangkan sebelumnya.
Menurut saya yang paling penting dari proses ini adalah 'fun'. kesenangan dalam fotografi. ketika kita terjebak oleh rule, dikhawatirkan, kita tidak lagi menjadi fun dalam memotret. Bukan berarti kita nggak tau rule. Wajib itu kita ketahui dan pelajari. Namun saat memotret, jangan batasi diri oleh rule. Nikmati prosesnya.

5. EKSPERIMEN DENGAN SETTING KAMERA
Baca manual book nya untuk membantu memahami simbul2 yang ada di kamera. Sering2lah motret menggunakan berbagai settingan untuk mempelajari efek yang diperolehnya.
Jika di awal saya banyak belajar menggunakan setting manual untuk memahami segitiga exposure, kemudian saya meninggalkannya. Ketika sudah memahami kegunaan segitiga exposure, saya meninggalkan setting manual. Hubungan ketiganya sekedar untuk dipahami kegunaan masing-masing dan baiknya beralih ke mode cepat seperti aperture priority maupun shutter priority untuk menghindari 'keribetan' saat memotret.


6. BELAJAR BASIC RULES
Banyak informasi mengenai basic rules ini di internet. Mulailah dengan mempelajari komposisi. Diskusi dengan teman2 yang lain akan sangat membantu untuk mempelajari teknik2 fotografi.
Dan yang paling penting dari semua ini, cobalah belajar dari literatur yang ada (bisa browsing di internet) apa2 yang kita ingin ketahui. Kalau tidak kita temukan, barulah mencoba untuk bertanya kepada teman2 yang lain.... Jangan dibalik, males baca, mendingan tanya saja..!!! :)
Betul banget nih. Kebanyakan dari kita, malas membaca dan mencari tahu sendiri. Yang paling tepat adalah cari tahu sendiri, experimen sendiri, belajar otodidak, ketika ada problem yang tidak dapat diselesaikan baru deh tanya-tanya ke komunitas.


You Might Also Like

0 comment