Halo 2019

1/01/2019 10:52:00 PM

Alhamdulilah, tahun 2018 telah kita lalui. Banyak suka maupun duka yang telah dilewati. Ada yang melewati tahun 2018 dengan rasa berat dan berharap 2019 akan lebih baik. Ada pula yang melewati tahun 2018 dengan rasa riang gembira dan menunggu kejutan apa lagi yang akan ada di tahun 2019. Bagaimana dengan kamu? Tahun 2018 merupakan tahun yang cukup spesial bagiku. Segala puji syukur kuucapkan atas semua pencapaian di tahun 2018 kemarin.

Di tahun 2018, aku mendapatkan banyak sekali pengalaman berharga. Pengalaman berharga dapat berupa pengalaman positif ataupun negatif. Kontradiktif, [1] pengalaman negatif merupakan pengalaman yang sifatnya positif dan berharga bagi kita. Sebaliknya, [2] pengalaman positif adalah pengalaman yang sifatnya negatif. 

Maksudnya adalah [1] pengalaman negatif sejatinya dapat memberi kita ruang introspeksi yang berharga dalam menjalani kehidupan. Misalkan seorang lelaki yang baru mendapat penolakan cinta, tentunya akan merasakan pengalaman negatif ataupun sakit yang ia rasakan. Namun pengalaman negatif tersebut adalah sebuah pengalaman yang bersifat positif, dan baik untuk kehidupannya. Dengan kata lain, lelaki tersebut akan belajar dari pengalaman negatifnya, dan menjadi pribadi yang lebih baik di kemudian hari. 

Contoh lain, ngga usah jauh-jauh. Pengalaman negatif yang pernah kualami adalah kehilangan sebuah barang. Nggak sebuah sih. Aku pernah kehilangan motor. Twice. Aku pernah kehilangan handphone, tahun 2018 ini bahkan. Apalagi? aku pernah kehilangan tambatan hati? haha whatever. Nah dari semua pengalaman negatif yang pernah kualami, disana aku mendapatkan pengalaman positif yang akhirnya bisa menjadikan aku pribadi yang sekarang. Pribadi yang berdiri di 2019 dengan lebih waspada, dengan lebih aware, dengan lebih baik dari pribadi yang sebelumnya. Aku belajar dari pengalaman negatif yang kualami.

Dan [2] pengalaman positif adalah pengalaman yang selalu kita kejar dan kita inginkan, walau sebenarnya di kehidupan kita ini belum tentu membutuhkannya, tak jarang kita menjadi lelah dalam mengejar pengalaman positif tersebut sehingga maknanya menjadi pengalaman negatif. Paradoks. Pengalaman positif cenderung membuat kita terlena. Membuat kita merasa 'lebih'. Membuat kita merasa sombong. Dan itu merupakan pengalaman yang sifatnya negatif.

Ambil saja contoh, seseorang ingin bisa menjadi juara satu, in everything. Secara umum, itu bagus. Motivasi. Tapi dalam konteks ini, itu adalah pengalaman positif yang ingin dikejar namun prosesnya adalah pengalaman negatif. Duh ngomong apa sih aku ini. We trying to achieve something, but we forget the process must be in pain. No Pain No Gain. Seperti ketika kamu sekolah dulu. Untuk bisa mendapatkan kampus favorit, seberapa gila kamu ikut les sana sini? belajar dari pagi hingga larut malam? dan itulah pengalaman negatif yang kita dapatkan. Sekali lagi, paradoks.

Sudah cukup intro berkepanjangannya. Jadi di 2018 kemarin, banyak sekali hal-hal yang kulalui. Dari mulai pengalaman positif hingga pengalaman negatif. Dari mulai januari dimana aku telah berhasil menyelesaikan seluruh revisi tesis sejak sidang di bulan desember. Lalu aku traveling ke jogja hingga 2x dalam waktu yang berdekatan. 

Dilanjutkan dengan konferensi internasional dihadapan foreigner. Bukan cuma orang asing, tapi orang asing Bule! ngga nyangka bisa melewati semua tahapan itu. Lalu aku bisa dapat kerja sebelum aku wisuda. In a good place, tempat yang hingga hari ini aku syukuri telah memberikan aku banyak pengalaman berharga. 

Aku traveling ke berbagai kota di Indonesia, ngga hanya di Jawa. Pertama kalinya buatku. Dan sangat-sangat berharga. I mean, as a newbie, they gave me many big opportunities. Walaupun ngga newbie juga sih hehe. Kalau dipukul rata, setiap bulan sekali, aku dapat kesempatan keluar kota, terbang, menjelajah indonesia. So thank you, alhamdulilah.

Sekarang, 2019. Ada apa di tahun ini? I made a promise in last moment of 2018. Sekarang saatnya aku berjuang menepati janji tersebut. 2019, aku punya target yang harus aku capai. Dan harus. Sudah ngga bisa ditunda. So yeah, wait me, i definitely will work harder.



You Might Also Like

0 comment