Mengecek Tata Ruang

22.19

Sebagai salah satu manusia di muka bumi yang berkutat dengan arsitektur dan tata ruang, sepertinya sudah waktunya saya untuk berbagi sedikit tips buat temen-temen mahasiswa maupun yang berprofesi sebagai arsitek untuk lebih mudah mencari informasi tata ruang dari lahan yang temen-temen ingin olah. Dah ngga usah berlama-lama langsung aja kita bahas bersama.

Jadi apasih itu Tata Ruang? seharusnya Tata Ruang sudah dikenalkan ke temen-temen sejak jaman perkuliahan. Kebetulan saya dulu jaman kuliah enggak tahu apa-apa soal ini *serius. Tapi mungkin di tempat kuliah yang lebih bagus, harusnya sudah diajarin. Terutama anak-anak Planologi sudah pasti tahu soal Tata Ruang. 

Tata Ruang sendiri adalah zona administrasi yang diatur oleh pemerintah dalam rangka menata sebuah wilayah atau kota agar secara tatanan dapat bersinergi baik secara lingkungan hidup maupun secara ekonomis. Contohnya, temen-temen mungkin jarang melihat kalau di wilayah perumahan, jarang banget ada pabrik. Itu karena secara Tata Ruang, sudah diatur agar Zona Industri (pabrik) tidak berada dekat dengan Zona Perumahan (komplek dsb). 



Lalu caranya kita tahu, wilayah yang pengen kita lihat itu masuk ke Zona apa bagaimana? naah, selain dengan mendatangi Dinas Tata Ruang masing-masing wilayah, kita juga bisa melihatnya secara online. Hal ini menjadi penting terutama untuk temen-temen yang mau membeli tanah. Bisa juga dipakai untuk temen-temen mahasiswa dalam mengerjakan tugas (terutama daerah jakarta, karena banyak aturannya).

Misalkan, saya mau membeli tanah di Bogor. Kebetulan saya ada di divisi Business Development, tugasnya mencari lahan yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Saya harus mengecek terlebih dahulu, apakah tanah tersebut masuk ke dalam Zona yang diperbolehkan untuk dibangun. Saya punya 2 opsi, yakni mengecek secara online, dan datang ke Pemda setempat. Paling mudah dan hemat waktu adalah dengan pengecekan via online. Apabila sudah lebih serius, saya bisa datang ke Pemda setempat.

Untuk wilayah diluar DKI Jakarta, saya bisa membuka web Gistaru yang disediakan oleh ATRBPN. Webnya sendiri cukup mudah dipahami dan sudah sangat update. Meskipun di beberapa kesempatan, saya menemukan adanya perbedaan (di kab karawang). Disana saya dapat melihat lahan yang saya inginkan masuk ke dalam zona apa.


Bila kamu ingin melihat zona di wilayah DKI Jakarta, kamu bisa membuka web JakartaSatu. Berbeda dengan wilayah diluar DKI Jakarta, pada web JakartaSatu, sudah jauh lebih detail. Terdapat keterangan jumlah lantai yang boleh dibangun, Koefisien Luas Bangunan, Koefisien Daerah Hijau, Lebar Jalan, Lebar Sempadan dan lain sebagainya. Di lain kesempatan akan saya bagikan tutorial cara menggunakan kedua web tersebut.


You Might Also Like

0 comment